| ✅ Komunikasi dua arah yang efektif serta kontribusi by MYF-P
MYF and Partner
| Konseling | Trainer | Implement | Motivator | Negosiator | Analis | Auditor |
| Supervising | Monitoring | Evaluasi | Pelaporan | Layanan & Kajian |
| Project Manager | HR-GA | COO |
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
✅ KOMUNIKASI 2 ARAH YANG
EFEKTIF SERTA KONTRIBUSI
Mohon kiranya kontribusi para Calon Pembeli yang Budiman, untuk ikut serta mengisi Form Pesanan. Jazakallahu Khair, sehat & bahagia selalu. Semoga menjadi keberkahan. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.
π️ Memuat data kunjungan...
Komunikasi dua arah yang efektif serta kontribusi yang bersinergi antar pihak sangat penting untuk menyukseskan setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi yang baik mencegah kesalahpahaman, meminimalkan hambatan (tanpa ekses), dan mendorong terciptanya proses kerja yang terpadu, utuh, tegar, dan mandiri.
Perencanaan (Planning) sebagai Dasar Tahapan Kerja
Perencanaan merupakan tahapan awal yang sangat krusial dan biasanya dilakukan oleh manajemen puncak atau pemangku kebijakan.
Tahap ini menjadi landasan arah dan tujuan kegiatan, mencakup:
- Apa yang akan dilakukan
- Tujuan dan dampaknya
- Durasi pelaksanaan
- Penunjukan PIC (penanggung jawab),
baik langsung maupun tidak langsung
- Ukuran keberhasilan (progress) dari tiap kegiatan
Agar efektif, perencanaan harus dibuat secara jelas, detail, dan terukur, meliputi:
- Pra-kegiatan
- Pelaksanaan, dan
- Hasil akhir
- Pelaksanaan, dan
- Hasil akhir
Kebutuhan kebijakan, aturan, SOP
Kebutuhan finansial, SDM, peralatan, sarana prasarana, dll.
Seluruh rencana tersebut disusun dalam format Dokumen Kontrol berbentuk Draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB)
Tahap berikutnya adalah pematangan perhitungan, yang dilakukan oleh tim Finance & Accounting, yang meliputi:
- Verifikasi
- Koreksi
- Validasi penganggaran (budgeting)
Tujuannya adalah memastikan seluruh estimasi anggaran per item kegiatan dapat dipertanggungjawabkan sebagai UYHD (Uang Yang Harus Dipertanggungjawabkan), dan menjadi acuan ukur (measure) dalam pelaksanaan.)
Setelah itu, hasil dari verifikasi, koreksi dan validasi team Finance/Accounting di lanjutkan ke proses tahap ketiga dengan dilakukan Pembinaan dan Pengembangan (Guidance and Development), terhadap semua item kegiatan pekerjaannya.
Di dalam proses ini akan di berikan catatan catatan dari sudut pembinaan dan pengembangan terhadap semua usulan rancangan dan anggarannya, ini sangat penting sekali untuk ditindaklanjuti ke tahapan tahapan berikutnya, seperti dilakukannya:
- Penelitian dan Evaluasi/LITEV (Research and Evaluation)
- Penelitian dan Evaluasi/LITEV (Research and Evaluation)
- Penjadwalan (Scheduling), yang kemudian dilanjutkan dengan
- Perekrutan Sumber Daya Manusia (Human Resource Recruitment), setelah itu dilakukan
- Proses Screening
- Di seleksi dan
- Lulus tes, dilanjutkan dengan
- kegiatan Pelatih/Trainer, bagi peserta 10 besar terbaik dilanjutkan dengan
- Pelatihan Untuk Pelatih/TOT(Training of Trainers), dengan diberikan Motivasi (Motivation), setelah itu dilakukan
- Proses Implementasi (Implementator) yang disesuaikan dengan penempatan pekerjaannya atas Tugas, Fungsi, Wewenang dan Tanggung jawabnya masing-masing, setelah itu harus dilakukan secara terus menerus Mata rantai Pekerjaan Jasa atau produksi (Chain of Service Works or production), dalam bentuk Pengawasan dan Pemantauan hasil (Supervision and monitoring Output) baik secara langsung atau tidak langsung, Kegiatan atas Pengendalian Mutu (Quality Control) secara ketat, serius dan berkala (dimulai dari Frist by Off sampai dengan QC Survellance, Pelayanan Prima dan Kajian Kelayakan (Excellent Service and Feasibility study), Ruang lingkup dan Sasaran Pemasaran (Scope and Target marketing)
- Perekrutan Sumber Daya Manusia (Human Resource Recruitment), setelah itu dilakukan
- Proses Screening
- Di seleksi dan
- Lulus tes, dilanjutkan dengan
- kegiatan Pelatih/Trainer, bagi peserta 10 besar terbaik dilanjutkan dengan
- Pelatihan Untuk Pelatih/TOT(Training of Trainers), dengan diberikan Motivasi (Motivation), setelah itu dilakukan
- Proses Implementasi (Implementator) yang disesuaikan dengan penempatan pekerjaannya atas Tugas, Fungsi, Wewenang dan Tanggung jawabnya masing-masing, setelah itu harus dilakukan secara terus menerus Mata rantai Pekerjaan Jasa atau produksi (Chain of Service Works or production), dalam bentuk Pengawasan dan Pemantauan hasil (Supervision and monitoring Output) baik secara langsung atau tidak langsung, Kegiatan atas Pengendalian Mutu (Quality Control) secara ketat, serius dan berkala (dimulai dari Frist by Off sampai dengan QC Survellance, Pelayanan Prima dan Kajian Kelayakan (Excellent Service and Feasibility study), Ruang lingkup dan Sasaran Pemasaran (Scope and Target marketing)
Alhamdulillah, kami telah berhasil memuat berita terbaru...
Development and Form Design By:
MYF and PARTNER




Komentar